Sabtu, 15 Desember 2012

Percakapan Tengah Malam

Percakapan dengan seorang wanita pecandu sepi,dia mengajakku memutar balikkan semua kata,membingungkan dengan berbagai persepsi aneh tentang keadaan didalam sebuah cinta. Dia mengungkapkan tentang cintanya. Dia luarbiasa.

Dia: "Pada dasarnya" itu bukan segalanya, ada saat dimana kata putus itu seperti kebahagian fatal saat kata itu keluar dari mulut pemilik cinta diantara sudut segitiga.
Aku: Kebahagian fatal yang seperti apa? Bukannya ketika ada putus yang terlempar bisa jadi bersamaan dengan adanya kesakitan? meskipun diantara sudut segitga sekalipun. Bukan kebahagian
Dia: Semua orang butuh pembenaran atas tindaknannya. kau tau bagaimana rasanya mencintai milik orang dengan amat parah?
Aku: Mungkin. Tapi tidak semua. Aku tau rasanya mencintai milik orang dengan sangat parah. Seperti menikam diri sendiri untuk hidup lebih lama. Seperti bernafas lewat tabung oksigen padahal udara jelas sangat bebas. Dan aku merasakan rasa itu menahun dalam hidupku.
Dia: Serupa mimpi yang menjadi nyata, dia kini disampingku, milikku, tak lagi sudut segitiga, hanya garis lurus agar dua sudut bersatu, meski ada dosa. menurutmu bagaimana?
itu luarbiasa. Ketika dia telah menjadi garis lurus dengamu. itu artinya di telah menjadi garis lengkung untuk yang lainnya.
Aku: Sebenarnya itu bukan dosa ataupun kesalhan, karena dalam cinta dan perang semuanya adalah pembenaran yang alami. Bukannya mengambil milik orang lain,tetapi itu milik mu. Sama halnya dengan yg kuktakan tdi. kamu seperti menghirup oksigen dari tabung,padahal diluar sana udara begitu bebas untukmu. Tak ada yang salah jika itu membuatmu bertahan hidup.

Dia: Ah, ada satu lagi yang masih menggantung dan menakut nakutiku. kau tau karma kan? aku takut calon musuh besarku ini mengambil dia dari ceritaku. menempatkan aku diposisi sebaliknya. membuat aku bernafas tak lagi menggunakan tabung, tapi tanpa apapun.
Aku: Aku tau karma. Kemarin,3 tahun yang lalu. Mungkin seseorang yang kucintai saat itu ditinggalkan oleh yg merebutnya dariku. Dari situ aku mengenal karma.Jika dia membalikkan keadaan dan menempati posisi yang kau tempati sekarng,tak usahlah kau takut. Belum tentu 2 hari kedepan kau akan mencintai seorang yang sama. Ketika dia mengambilnya dan ketika dia mengambil tabungnya. Banyak hal diluar sana akan selalu membuatmu bernafas. Bernafaslah dengan udara bebas.
Dia: Kata-kata manis. semoga semanis kenyataannya nanti. sayangnya aku hanya terlalu pesimis. seperti yang kau tau, kehendak dan takdir biasanya tak bersahabat baik..
Aku:kenapa kau begitu pesimis??? tak selamanya takdir tak bersahabat? kenapa kau tak berusaha dan memantaskan dirimu untuk dicintai oleh takdir yang baik?
Dia: Sudahlah, semenjak cinta ini datang, sepertinya segala prasangka membuntuti dari belakang. mengapa kau tak ceritakan saja kisahmu? aku ingin menguji pendengaranku..
Aku terdiam sejenak,berusaha mengingat satu hal. Ini adalah masalah pahit.

Aku: Kisahku terlalu buruk untuk diceritakan. Baiklah. 3 tahun yang lalu aku begitu mencintai seorang wanita dengan penuh pengerbonan. Tapi setahun yang lalu dia pergi dan tak kembali hingga saat ini. tapi Aku masih disini,berusaha menunggunya kembali dengan keadaan yang begitu kritis.
Dia: Apa mungkin maksudmu pergi sebelum termiliki?
setiap hari 1 cinta baru lahir. ini sudah 1 tahun bkan? ada 366 cinta baru telah terlahir. mengapa tak kau cicipi satu?
Aku: Iya maksudku itu,begitu dramatis bukan?
Stiap hari mungkin 1 cinta terlahir,tapi belum tentu 1 dari semuanya tercipta untukku. tapi aku telah mencoba,mlewati beberap cinta. Tapi tak ada yang seindah dia. Dia bisa membuatku menunggu sampai hari ini. Aku bernafas dengan ketidakpastian dan rindu ketika menunggunya.Dia membuatku bahagia
Dia: Banyak orang bilang, lakukan apapun yang bisa membuatmu bahagia. jika menunggu kepastian bisa membuatmu bahagia meski dalam luka, apa lagi yang kau permasalahkan? tapi, teruslah mencoba, siapa tau ada 1 cinta baru yang memang lahir untukmu bukan? hanya percaya saja, jika dia memang cinta yg baik, dia akan kembali. lewat jalan manapun.
Aku: Haha.semoga saja apa yang kau katakan akan menjadi benar kelak pada hidupku.
Hanya satu hal aku permasalahkan,apakah aku akan bertahan selamanya seperti ini??

Dia: kau belum mengerti juga rupanya. hidup itu bukan statis yang dramatis. biar kuberitau, dari sudut pandangku. cobalah menemukan 1 cinta yg lahir besok, atau esoknya lagi mungkin. Tuhan itu ada dan adil, Aldi.
Aku: iya. Maaf aku lupa dan terlalu terbawa suasana.
Aku tahu tuhan ada dan tuhan itu adil. Dan aku msekarng mengerti. Aku akan jalan saja seperti ini,hingga nanti langkahku akan membelok sendiri,ketujuannya yang paling akhir. Dia.
Dia: seperti itu mungkin lebih baik. kita pernah sama" menanti. bedanya langkahku telah berhenti, dan kau harus berjalan lagi. aku jadi ingat 5 tahun yg lalu, saat posisiku sejajar denganmu. memulai penantian dan tak tau belok kemana. siklus seringkali mempermainkan kita rupanya.
Aku: kenapa kau bisa terhenti???
Siklus memang selalu begitu,mempermainkan dan mempremalukan orang yang selalu menanti dan tetap berdiri. Dia mungkin senang mengganggu org-orang seperti kita. Yang berdiri diatas sebuah masalah

Dia tak menjawab,dia pergi begitu saja. Entah kemana. Aku diam. Sendiri disini,menyoret tanah,siapa tau bisa membuatku bahagia. Lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar