Selamat sore semua!!! oiya gue benci sore.
Hari ini gue baru aja pulang sekolah soalnya tadi ada ujian semester dan sekarang gue lagi jengkel dan.. udahlah!
Hari ini Kacamata gue pecaah lagi,entah ini sudah yang ke5 kalinya pecah dalam setahun ini,selama gue masuk SMA. Gue benci sekaligus sakit hati,kenapa sih harus terus-terusan pecah dan kenapa gue harus pake kacamata? Karena mata lo minus! Oh iya lupa.
Selama beberapa kali pecah,gue pernah punya pengalaman bodoh waktu kacamata gue ini pecah untuk kesekian kalinya.
Disuatu pagi menjelang tengah malam,dikelas paling jelek disekolah,gue bareng temen gue Aqil melakukan kegiatan ekstrim yang seperti sebelum-sebelumnya gue lakuin ama dia. Aqil adalah cowok yang terkenal ekstrem disekolah,dia selalu terinspirasi dengan Serizawa dalam film CrowZero. Aqil selalu terobsesi dengan sesuatu aygn berbau gengster dan anime,salahsatunya juga film naruto. Dia juga mengidolai Sasuke Uciha. Sampai-sampai nama Facebooknya pun Aqil Rudiya Uchiha,saking ngefansnya dia pernah gak jajan seminggu cuma buat ngumpulin uang untuk beli contact lens sharingan,persis ama mata Sasuke. Ya udah,kesimpulannya Aqil memang cerdas dan unik (baca: gila). Kembali lagi ke kegiatan ekstrem gue bareng Aqil. Dalam kegaduhan kelas Aqil berdiri kemudian dia 1 barisan dari 2 buah kursi,kemudian dia manggil gue.
"Die,sini! Lihat,gue mau lompatin tuh kursi!"
"Emang lo bisa??" sahut gue sinis sambil cakar tembok.
Kemudiaan.... Ciaaat!!! Aqil berlari kemudian melompat dengan gagah beraninya.
Dia berhasil ngelewatin 2 kursi itu.
"Haha,Ini dia sang pelompat!" sahut gue sambil tertawa.
"Sekarang giliran lo die,Ah bencong lu gak berani! sambung Aqil.
"oke,siapa bilang gue takut,sekarang kita buktikan mana yang bencong" sahut gue gemetaran. Kejang-kejang kemudian mulut berbusa. (oke. ini lebay)
Kemudian gue berlari dan memberanikan diri... Ciaaaat!!!
Dan.. Gue sukses!!! Yeah!!
Naik ke level selanjutnya,kursi ditambah oleh Aqil menjadi 3,kemudian 4. Gue pun sukse melakukan lompatan dengan begitu sempurna. Teman yang lain cuma bisa terbengong2 melihat aksi gue. *nyengir kuda
Sampai pada akhirnya Aqil nambahin satu kursi lagi menjadi... 7 tedetedetedet.. oh iya 5 maksudnya.
Aqil kemudian mengambil aba-aba jauh dan berlari sambil berteriak kencang dan dalam satu kali lompat dia berhasil melewati 5 kursi yang berbaris lurus.
Yang lainnya bertepuk tangan dan bilang
"Aqil memang jago yah"
"iya"
"iya"
"iya-yah,aqil keren"
Dengan tampang bodohnya dia berlagak sok keren didepan wanita dan teman laki-laki seperjuangan kita. Jelas,gue gak terima gitu aja. Sebagai cowok keren seantero WC gue gak tinggal diam. Gue berlari dan melangkah kedepan papan tulis mengambil aba-aba dan...
Gue kemudian berlari kencang sekencang-kencangnya,kancing baju gue mulai terlepas satu-persatu,kacamata gue silau menyala ala conan. Dan dalam satu hentakan.. Hiaaaaat... Gue meloncat seperti terbang,baju gue seperti sayap batman atau lebih tepatnya kupu-kupu hitam,langit mendadak hitam dan waktu terhenti,gravitasi juga berhenti. Seperti di film-film semua orang hanya bisa terbengong melihat gue terbang dan mungkin mereka membayangkan dalam hati betapa kerennya Aldi sang kupu-kupu hitam.
Dalam fantasi terbang melayang,ternyata kaki gue kesandung kursi ke5 dan akhirnya...
Braaaakk!!!!
Gue nempel ditembok kayak cicak yang ekornya putus dan kacamata gue jatuh. Semua teman-teman gue mulai ngerubungin gue kayak orang kecelakan lalu lintas. Tapi,yang pertama kali gue cari adalah kacamata,iya kacamata gue. Dari sela-sela kerumunan orang gue lihat dibawah meja temen gue yang lainya sedang mengais-ngais kacamata gue yang pecah. Rasanya gue pengen nangis ngeliat itu semua,gue pengen lari kehutan lalu belok kepantai,eh kok jadi AADC. Maaf-maaf. Ngeliat gue sedih temen-temen gue yang prihatin berniat ngebantu gue,buat beli kacamata baru. Semuanya dengan ikhlas dan tatapan nanar berairmata mengeluarkan uang jajan mereka dengan ikhlas hingga terkumpul uang 30 ribu rupiah.
Seorang dari mereka lalu bilang ke gue.
"Die maaf,ini buat ganti kacamata lu,emang berapa harganya??"
Gue jawab dengan tangis... "Gak usahlah,ini harganya 500ribu"
Kemudian ada hening yang panjang. Seperti adegan dramatis di film-film mereka semua saling bertatapan satu sama lain.
"Udahlah gak usah. Gue gak apa-apa sih kacanya pecah,tapi masalahnya gue gak tau mesti ngomong apa sama nyokap" lanjut gue.
"Berarti gak jadi nih??" satu orang temen nyeletuk.
Mereka masih saling tatap. Kemudian tak berapa lama mereka serempak mengatakan
"Syukur Alhamdulillah,uang jajan kita gak jadi keluar hahahaha"
Mereka sambil tertawa dan gue pun ikut tertawa. Dan gue pun mikir dengan apa yang terjadi barusan. Gue juga gak tau harus bilang apa sama nyokap padahal kacamata ini baru aja diganti minggu kemarin. Tapi ketika temen-temen gue ketawa mau gak mau gue tetep ikut ketawa. Ada rasa sedikit lega setelah tertawa. Dan satuhal,masalah gak bisa diselesaikan dengan uang tapi justru dengan ketawa. Kecuali,masalah hutang lo sama bank.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar