Kamis, 07 Februari 2013

NARKOBA RINDUMU

Sejak pagi aku jadi pecandu rindumu
Terbang sendiri,layu sendiri kemudian mati

Bibirku dihantam bisu
Sejenak rehat,hati hanya bisa tersenyum masam,kemudian kembali meminta

Rindu padamu menghantam dadaku berkali-kali,bertubi-tubi
Menyisakan ampas yang seterusnya membuatku minta lagi

Rindu padamu adalah candu yang tak bisa terhenti
Hanya saja membisu namun kembali datang lagi

Rindu adalah satu sayap
Kamu juga satu sayap
Maka kamu dan rindu padamu adalah sepasang sayap
Menerbangkan aku hingga jauh,jauh sekali

Narkoba
Rindumu layaknya narkoba
Adiktif pada dada dan kepala
Loyo-loyo bertingkah mengoyangkan dan membuat gila

Luar biasa,hingga kini candu masih mengudara dengan bebas
Ya,aku jadi pecandu pada narkoba
Narkoba rindumu yang terus berkhotbah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar