Tadi malam,pas aku gak bisa tidur,aku begadang lagi. baring di atas kasur sambil nunggu ngantuk datang,eh taunya yang datang malam tentang kamu lagi,tentang kita. Aku mau bilang,apa kabar sama kita??
Kita,masihkah bisa disebut 'kita'? Aku rasa udah gak bisa,tapi semoga aja perkataan aku ini salah. Aku galau lagi mikirin kamu,bagian dari lembaran-lembaran di hati aku yang terlanjur aku abadikan dan aku simpan dalam-dalam. Entah kenapa,semuanya kembali terkuak tadi malam,semuanya kembali terapung dalam angan-angan. Kelihatannya memang bodoh dan aku terlalu berlebihan sampai segininya sama perasaan yang aku buat sendiri untuk kamu,tapi aku gak mau munafik dengan bohong sama orang banyak lewat tulisan-tulisan yang ada di twitter,blog,atau apalah. Aku sendiri gak bisa bohong sama diri aku sendiri untuk bilang nggak sama perasaan ini,alasannya cuma satu,karena aku sayang kamu.
Kita? Aku masih aja mikir sampai sekarang bagaimana kita dulu dan gimana dengan keadaan kita sekarang. Betul-betul beda,'kita' cuma jadi dua orang yang satu sekolah,pernah kenal,dan pernah punya perasaan,tapi seperti sebaliknya. Terlalu aneh sebenarnya buat orang kayak aku yang selalu terbiasa tanpa kamu,dulu. Jadi orang yang terbiasa dengan hal-hal konyol yang kita lalui bersama dulu,lalu tiba-tiba ditinggal pergi dan sendiri adalah sesuatu yang menyimpang dari kodratku.
Aku sadar,aku terlalu lama diam ditempat dan gak melangkah 1 langkahpun dari kamu,aku kayak dikutuk untuk jatuh cinta sama kamu setiap aku liat kamu. Okelah,ini lebay tapi ada gak yang bisa kasi alasan untuk aku supaya aku bisa pergi dari dia? Dari konsep tentang 'kita' yang aku buat sendiri dalam angan sendiri?
Aku jatuh cinta sama dia berkali-kali tanpa alasan dan aku gak punya alasan buat pergi walaupun dia tolak aku berkali-kali.
Sekali lagi,apa kabar dengan 'kita'?
Masihkah kamu menjadi kamu yang dulu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar